Bulan memiliki bopeng-bopeng berupa kawah karena bulan tidak memiliki atmosfer untuk membakar material-material yang masuk ke orbitnya. Walaupun Bulan jauh lebih kecil dari pada matahari, di bumi kita melihat bulan hampir sebesar matahari. Karena jarak bulan kebumi lebih dekat dari pada jarak matahari kebumi.
Dibulan tidak mamiliki atmosfer sehingga menyebabkan : suhu dipermukaan bulan berubah sangat cepat, bunyi tidak dapat merambat dibulan, langit dibulan tampak hitam kelam, dan dibulan tidak ada kehidupan.
A. Periode Rotasi Bulan Dan Posisinya Terhadap Bumi
Sebagai satelit alamiah bumi, bulan melakukan 3 gerakan sekaligus: 1. Bulan berputar pada porosnya sendiri.
2. Bulan beredar mengitari bumi
3. Bulan beredar bersama bumi mengitari matahari
Bulan berevolusi mengitari bumi dengan arah “Timur” dan bidang orbit bulan membentuk sudut
terhadap bidang orbit bumi(ekliptika), disebut inklinasi bulan=50. Karena periode revolusi bulan sama dengan rotasinya, maka separo muka bulan yang tetap selalu menghadap bumi. Separo muka bulan membelakangi bumi, sehingga tidak pernah tampak dari bumi.
B. Fase Bulan
Fase bulan adalah bentuk-bentuk bulan yang tampak berbeda oleh kita dibumi. Ada 4 macam fase bulan, yaitu: sabit, setengah bulat, benjol, dan purnama. Ada juga 3 aspek bulan, yaitu: konjungsi, kuartir, dan oposisi.
C. Kalender Hijriah atau Komariah
Kalender ini didasarkan pada lama peredaran bulan dari bulan baru sampai bulan baru berikutnya, yaitu 29,5 hari, disebut periode sinodis. Karena itu, kalender ini disebut juga kalender bulan.
D. Gerhana
Ada dua macam gerhana, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari. Gerhana bulan disebabkan oleh bayangan bumi yang menutupi sinar matahari yang menuju kebulan, seperti pada . Pada saat itu bulan masuk ke umbra bumi. Umbra adalah bayangan inti (bayangan gelap atau bayangan sempurna). Sedangkan gerhana matahari disebabkan oleh bayangan bulan yang menutupi sinar matahari yang menuju kebumi, seperti pada.
No comments:
Post a Comment