Translate

Friday, 1 June 2012

planets in the Milky Way / planet-planet yang ada digalaksi Bima sakti


Dalam alam semesta yang tidak terkirakan luasnya ini terdapat kira-kira100 miliyar galaksi. Galaksi adalah suatu sistem bintang yang jumlahnya miliaran. Nah, tata surya kita adalah salah satu anggota galaksi Milky Way ( kita menyebutnya galaksi Bima Sakti ). Sistem tata surya terdiri atas Matahari sebagai pusat, dikitari oleh delapan planet berikut bulan-bulannya, serta benda-benda kecil antar planet: asteroid, komet, dan meteorid.
            Kedelapan planet yang mengitari Matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. “Titian ingatan” agar mudah menghafal urutan diatas, berdasarkan dua huruf depan dari nama planet:                                                                                   
Mengemudikan Vespa Bukan Mainan. Yuni Sahabat Urip Nekat”

A. Planet-Planet
Planet adalah benda gelap yang dapat kita lihat karena sebagian sinar matahari yang dipantulkan oleh planet yang mengenai mata kita. Tetapi hanya lima planet saja yang dapat kita lihat dengan mata telanjang (tanpa bantuan teleskop), yaitu: Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus. Sedangkan ada dua planet yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang (memerlukan bantuan teleskop), yaitu: Uranus dan Neptunus. Uranus ditemukan oleh Herschel pada 13 maret 1781; sedangkan Neptunus pertama kali dilihat oleh Johann G. Galle pada 23 september 1846.
Berikut penjelasan planet-planet yang ada di tata surya kita:
1. Merkurius adalah planet yang berbatu dengan diameternya yang hanya 4880 km, ukuranya kurang dari setengah ukuran bumi. Seperti bulan, planet ini tidak memiliki atmosfer. Akibatnya, banyak meteorit yang menumbuk permukannya, meninggalkan banyak lekukan, seperti Bulan. Suhu dipermukaan planet Merkurius pada siang hari mencapai 4300C, sedangkan suhu pada malam hari mencapai 1700C.

          2. Venus adalah planet kedua setelah Merkurius yang orbitnya paling dekat dengan bumi, sehingga terlihat paling terang dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Ukuranya hampir menyerupai seperti bumi, dan memiliki premukaan yang berbukit.
Planet Venus memiliki suhu rata-rata 5000C. Pada pagi hari planet Venus tampak disebelah timur, sehingga disebut Bintang Timur. Sedangkan pada sore hari planet Venus tampak disebelah barat, sehingga disebut Bintang Barat. Karena wujudnya yang indah sekali, planet Venus disebut juga Bintang kejora (gambar2.3).

       3.Bumi adalah planet ketiga yang hanya satu-satunya memiliki kehidupan. Planet bumi disebut juga Geo. Bumi diselimuti oleh atmosfer yang terdiri dari 79% nitrogen; 20% oksigen, argon, dan karbondioksida; dan 1% gas lain. Atmosfer ini berfungsi untuk melindungi bumi dari panas matahari (gambar 2.4). Bumi berotasi dari arah barat ke timur (berlawanan arah jarum jam) selama 24 jam, sebagai akibatnya terjadi siang dan malam, perbedaan waktu, dan perubahan musim. Sedangkan Bumi berevolusi selama 365 hari, sebagai akibatnya seolah-olah yang bergerak adalah matahari.
Berikut merupakan bukti bahwa Bumi adalah bulat:

  • Dipantai, kapal laut yang datang tidak terlihat utuh, tetapi secara bertahap, yaitu: bagian asap kapal, tiang kapal, dan badan kapal.
  • Didaratan terlihat lengkungan (horizon/ cakrawala)
  • ketika gerhana bulan, dipermukaan bulan terlihat  lengkungan permukaan bumi.
        4.Mars adalah Planet berbatu keempat yang paling mirip dengan Bumi. Ukurannya lebih besar dari merkurius tetapi lebih kecil dari Venus. Planet ini mempunyai dua buah satelit, yaitu satelit Phobos dan satelit Deimos. Diplanet Mars juga terdapat gunung Olympus Mount (dua kali lebih tinggi dari gunung Himalaya). Planet Mars disebut juga sebagai “planet Marik” atau  “Planet Merah” karena permukaannya yang berwarna oranye kemerahan.

       5.Yupiter adalah planet yang terbesar di galaksi ini, planet Yupiter berukuran 1300 kali lebih besar dari planet Bumi. Planet ini memiliki 16 satelit, satelit yang terbesar bernama Ganymeda. Selain itu planet Yupiter dapat memantulkan unsur hidrogen dan batuan.

     6.Satunus adalah satu-satunya planet yang dilingkari cincin kekuning-kuningan. Cincin tersebut tersusun  dari debu-debu, hidrogen, kalium, amoniak, bongkahan es, dan batu kerikil. Ukuran planet ini 150 kali lebih besar dari planet Bumi. Planet Saturnus memiliki 18 satelit, satelit yang terbesar bernama Titan. Planet ini juga memiliki bulan terbanyak, yaitu sebanyak 22 bulan.

       7.Uranus pertama kali ditemukan oleh Wilhelm Herschell dari Prancis, pada tahun 1781. Arah rotasi Planet Uranus berlawanan dengan rotasi planet lainnya (searah dengan jarum jam). Planet ini berukuran 50 kali ukuran Bumi. Planet Uranus memiliki sumbu kubus siku-siku, dan juga memiliki 15 satelit, satelit terbesar bernama Ariel.

      8.Neptunus ditemukan oleh Lowch Adams dan Jean Joseph Le Venner dari bangsawan Prancis pada tahun 1846. Planet ini merupakan kembaran planet Uranus, karena planet ini memiliki ukuran yang hampir sama dengan planet Uranus. Planet Neptunus memiliki warna yang kehijau-hijauan, dan memiliki delapan satelit, satelit terbesar bernama Triton 

Tahukah kamu?
   Resolusi 5 A sidang umum IAU ke-26 di Phara, Cheska, pada Agustsus 2006 menyatakan bahwa sebuah benda langitdapat disebut planet apabila memenuhi 3 syarat, yaitu (1) mengorbit matahari, (2) berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuknya yang bulat, dan (3) memiliki jalur orbit yang jelas dan bersih (tidak ada benda langit lain diorbit tersebut).
   Berdasarkan definisi tersebut, Pluto tidak dapat lagi disebut sebagai planet karena tidak memenuhi syarat ke-3. Orbit Pluto memotong orbit Neptunus. Kini Pluto dikelompokkan sebagai planet kerdil bersama dengan benda-benda langit lain yang mirip Pluto, diantaranya Ceres  (asteroid terbesar).

a. Hukum I  dan II Keppler
Hukum Keppler I berbunyi: setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitari matahari, dengan matahari berada disalah satu titik fokus elips. Posisi pada orbot planet dimana planet paling dekat dengan Matahari disebut perhelium(pede= perihelium dekat). Sedangkan posisi pada orbit dimana planet paling dari Matahari disebut aphelium.
Hukum Keppler II   berbunyi: dalam selang waktu yang sama, luas juring yang disapu oleh planet adalah sama.
Hukum ini memberikan kesimpulan bahwa kelajuan planet-planet pada orbitnya bertambah besar ketika mendekati Matahari, dan paling besar ketika berada disekitar perihelium. Sebaliknya, kelajuan bertambah kecil  ketika mmenjauhi Matahari, dan paling kecil ketika berada disekitar aphelium
b. Gaya gravitasi, periode revolusi dan rotasi
antara planet dan Matahari terdapat gaya garvitasi yang besarnya sebanding dengan perkalian massa keduanya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak keduanya. Karena massa Matahari jauh lebih besar dari pada massa planet, gaya gravitasi Matahari menyebabkan planet-planet bergerak mengitari Bumi dengan orbit elips ( hampir melingkar ). Periode revolusi planet adalah selang waktu sebuah planet untuk bergerak satu kali mengitari Matahari. Periode revolusi berpengaruh dengan jari-jari orbit. Makin besar jari-jari orbit maka makin kecil gaya gravitasinya, sehingga makin kecil pula kelajuan putar planet. Akibatnya, periode revolusi menjadi lama. Periode rotasi planet adalah selang waktu sebuah planet untuk berputar satu kali mengitari porosnya sendiri. Periode rotasi tidak bergantung pada jari-jari orbit.

c. Perbandingan antar planet
Nama Planet
Jarak Rata-rata dari Matahari(Bumi=149,6Juta KM)
Garis Tengah (ribuan KM)
Massa(Bumi= 5,98x1024 kg)
Massa Jenis (air= 1 gr/cm^3)
Periode rotasi
Periode revolusi
Merkurius
0,39
4,9
0,055
5,40
59 hari
88 hari
Venus
0,72
12,1
0,82
5,25
-243 hari
225 hari
Bumi
1,00
12,7
1,00
5,52
23,9 jam
365 hari
Mars
1,52
6,8
0,11
3,93
24,6 jam
687 hari
Yupiter
5,20
143
318
1,33
9,8 jam
11,9 tahun
Saturnus
9,54
120
95
0,71
10,2 jam
29,5 tahun
Uranus
19,2
51
15
1,27
-10,8 jam
84 tahun
Neptunus
30,2
50
17
1,70
15,8 jam
164,8 tahun
Ket: tanda (-) pada kolom periode rotasi menunjukkan gerak-balik
d. Satelit alamiah
satelit alamiah disebut bulan planet, didefinisikan sebagai suatu benda kecil yang mengitari sebuah planet sebagai pengiring. Bumi memiliki satu satelit alamiah, yaitu bulan. Planet yang memiliki satu bulan adalah Bumi planet yang tidak memiliki bulan adalah Merkurius dan Venus.
e. Benda antarplanet
Benda-benda antarplanet dalam tata surya adalah asteroid, komet, dan meteoroid. Asteroid adalah bongkah batuan yang terdapat dalam sabuk asteroid, antara Mars dan Yupiter. Kira-kira ada 100 ribu asteroid dalam sabuk asteroid. Terdapat asteroid terbesar, yang diberi nama Ceres, memiliki diameter 100km dan yang terkecil bernama asteroid 1976 UA, yaitu bediameter 0,5 km. Komet (Lintang Kemukus) adalah benda antarplanet berupa bongkah es dan debu, yang bergerak mengitari Matahari dengan orbit elips pipih (sangat lonjong). Komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor. Meteorid adalah batuan-batuan berukuran mulai dari semburan biji padi sampai dengan gerbong kereta, yang tedapat dalam ruang antarplanet. Ada tiga jenis metorit:
1) meteorit logam (memiliki unsur nikel dan besi), 
2) meteorit batuan (memiliki unsur silikon), 
3) meteorit campuran (memiliki unsur logam dan silikon).

No comments:

Post a Comment