Translate

Friday, 28 December 2012

Trik Menghitung Hasil pengkuadratan Yang Berakhiran Angka 1 atau 9 Dengan Cepat, Tanpa Menggunakan kalkulator

Mungkin akan aman dengan beranggapan bahwa mengalikan dengan bilangan yang berakhir 0 lebih mudah dibandingkan mengalikan dengan bilangan-bilangan yang lain. Demikian pula, jika kita akan mengkuadratkan bilangan-bilangan yang berakhiran dengan angka 1 atau 9, kalikan 1 bilangan sebelum bilangan yang dikuadratkan dengan satu bilangan sesudah dikuadratkan. Kemudian, tambahkan 1 pada hasinya. Mari kita lihat proses demi proses pada penjelasan dibawah ini.
Contoh:
1) 41X41= ..........
                Langkah 1) Kalikan bilangan sebelum 41 dan sesudah 41
  40X42=1680
Langkah 2) Tambahkan angka 1 pada hasil perkalian tersebut
  1680+1=1681
Jadi jawabannya adalah 1681

2) 29X29=..........
                Langkah 1) Kalikan bilangan sebelum 29 dan sesudah 29
28X30=840
Langkah 2) Tambahkan angka 1 pada hasil perkalian tersebut
 840+1=841
Jadi jawabannya adalah 841

3) 21X21=.........
               Langkah 1) Kalikan bilangan sebelum 20 dan sesudah 22
20X22=440
Langkah 2) Tambahkan angka 1 pada hasil perkalian tersebut
 440+1=441
Jadi jawabannya adalah 441

*) Kalau tidak percaya, kalian dapat mengeceknya dengan kalkulator kalian masing-masing ;) .

**) Cukup sekian ya informasi dari saya. Apabila ada yang kurang jelas dari artikel saya ini, kalian dapat memberi komentar di blog ini.

Software Otak



            Otak merupakan organ yang dimana pikiran dan emosi saling keterkaitan yang prosesnya sangat rumit, sehingga dapat membuat suatu analisa dan komparasi. “software” di otak yang menjadikan pikiran itu terstruktur dan logis. “software” otak hendaknya dipelihara dengan selalu memberi informasi.
            Dengan meningkatnya umur, kemampuan otak untuk menerima dan memproses, serta mengingat mengingat lebih lambat. Diketahui bahwa mahasiswa berumur 20 tahun lebih cepat menerima ilmu dari pada mahasiswa yang berumur 40 tahun. Istilah untuk keadaan ini disebut “Age-related cognitif decline” tatu erosi pemikiran.
            Yakinlah bahwa setiap orang berusaha menghindari “decline” ini. Terdapat dua faktor yang melindungi otak, yaitu: edukasi dan nikotin. Semakin tinggi dan banyak edukasi / belajar(spesialistis), semakin berkurang kemungkinan menurunnya IQ seseorang. Infomasi akan lebih bermakna, jika merupakan sesuatu yang harus dipelajari, seperti bahasa atau komputer.
            Susunan syaraf pusat sangat plastis (neuroplastis), artinya struktur dan fungsinya sangat dinamis, selalu bereaksi terhadap stimulan dan kebutuhan yang berubah. Belajar menyebabkan perubahan struktur jaringan, network antar neuron-neuron. Semakin banyak kita belajar, semakin banyak terjadi hubungan antar neuron dalam otak. Denan demikian jika kehilangan beberapa fungsi neuron tidadk menjadi masalah karena jaringan / networknya luas.
            Menurut Miles rata-rata seorang lanjut usia, IQ-nya menurun 5 poin setiap 10 tahun, sedangkan menurut Roizen 5% (3 sampai 6 %) setiap dekade (8 tahun). Kapasitas belajar pun menurun dengan bertambahnya umur dimana menurut Thorndike, usia 22-45 tahun merupakan “peak peformance age”. Namun apakah semua otak manusia memiliki erosi IQ ini ?
            Hal ini tidak tebukti dari penelitian IQ dan indikator kognitif lainnyayang dilakukan terhadap dokter-dokter di fakultas kedokteran Universitas Harvard sejak 1960.
            Faktor kedua adalah nikotin, yang merupakan sesuatu yang amat konstradiktif. Di satu pihak nikotin, yang merupakan sesuatu yang amat konstradiktif. Si satu pihak nikotin melindungi orang terhadap penyakit Alzheimer dan Parkinson, karena mempengaruhi zat kimia otak, namun dilain pihak, nikotin yang dihisap waktu merokok merusak kesehatan pada umumnya dan otak pada khususnya.
            Asap rokok mengandung zat kimiayang mengakibatkan stres oksidatif. Penelitian juga menunjukkan bahwa perokok berat lebih berkemungkinan menderita kelainan kognitif, bahkan pada umur 50 tahunan, dari pada yang tidak merokok. Saat ini para peneliti farmasi sedang menyelidiki nikotin yang kurang toksik, yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit neurodegeneratif.
            Suatu studi baru menemukan bahwa orang yang berkulit gelap lebih rentan dari yang kulitnya putih, sehingga mungkin ada hubungan antara nikotin dengan melamin, yang memberi warna pada kulit. Makin tinggi kadar melaminnya, makin banyak nikotin disistemnya. Hasil para peneliti yang dikemukakan dalam “Pharmacology, Biochemistry, and Behaviour” dianggap belum definitif, karena sampelnya hanya terdiri dari 150 orang Afrika-America, namun para peneliti menyatakan bahwa yang kulitnya gelap secara bermakna lebih tinggi kadar nikotinnya dan lebih tergantung pada adiksinya.
            Dimasa kini telah banyak diproduksi berbagai mainan baik untuk anak maupun usia lanjut, yang dikenal sebagai senam otak (brain gym), seperti teka-teki silang, sudoku, “games” dikomputer, dll. Bahkan diJepang produksi mainan bagi orang tua lebih banyak dari pada anak-anak. Selain itu Senam Otak juga dapat dilakukan secara fisik yang sudah diterapkan diIndonesia.
            Telah terbukti pula bahwa jika mempelajari bahasa yang baru, dapat memperbaiki fungsi otak. Anak yang “Bilingual” lebih lambat menerima informasi dari anak yang “monolingual”, tetapi berakhir dengan otak yang lebih baik, yang terbukti baik pada mereka maupun orang tuanya, yang lebih cepat dalam menganalisa informasi. Dalam meningkatkan kemampuan otak, sangat dianjurkan untuk mempelajari bahasa baru pada usia berapapun. Otak memerlukan stimulasi terus-menerus.
            Terbukti pula bahwa penggunaan Ginkgo (Ginkgo biloba) yang merupakan ekstrak daun pohon Ginkgo, melancarkan darah keotak dan memperlambat jalannya penyakit Alzheimer. Agar berhasil, dipelukan penggunaan selama 2 bulan, namun ada pendapat bahwa Ginkgo hanya berhasil jika terdapat kerusakan pada peredaran darah otak. Suatu warning(peringatan) harus diberikan, yaitu jaringan digunakan bersamaan dengan aspirin/ aspilet, karena kedua-duanya berfungsi mengencerkan darah.

Wednesday, 6 June 2012

brain software / Software otak


Otak merupakan organ yang dimana pikiran dan emosi saling keterkaitan yang prosesnya sangat rumit, sehingga dapat membuat suatu analisa dan komparasi. “software” di otak yang menjadikan pikiran itu terstruktur dan logis. “software” otak hendaknya dipelihara dengan selalu memberi informasi.
            Dengan meningkatnya umur, kemampuan otak untuk menerima dan memproses, serta mengingat mengingat lebih lambat. Diketahui bahwa mahasiswa berumur 20 tahun lebih cepat menerima ilmu dari pada mahasiswa yang berumur 40 tahun. Istilah untuk keadaan ini disebut “Age-related cognitif decline” tatu erosi pemikiran.
            Yakinlah bahwa setiap orang berusaha menghindari “decline” ini. Terdapat dua faktor yang melindungi otak, yaitu: edukasi dan nikotin. Semakin tinggi dan banyak edukasi / belajar(spesialistis), semakin berkurang kemungkinan menurunnya IQ seseorang. Infomasi akan lebih bermakna, jika merupakan sesuatu yang harus dipelajari, seperti bahasa atau komputer.
            Susunan syaraf pusat sangat plastis (neuroplastis), artinya struktur dan fungsinya sangat dinamis, selalu bereaksi terhadap stimulan dan kebutuhan yang berubah. Belajar menyebabkan perubahan struktur jaringan, network antar neuron-neuron. Semakin banyak kita belajar, semakin banyak terjadi hubungan antar neuron dalam otak. Denan demikian jika kehilangan beberapa fungsi neuron tidadk menjadi masalah karena jaringan / networknya luas.
            Menurut Miles rata-rata seorang lanjut usia, IQ-nya menurun 5 poin setiap 10 tahun, sedangkan menurut Roizen 5% (3 sampai 6 %) setiap dekade (8 tahun). Kapasitas belajar pun menurun dengan bertambahnya umur dimana menurut Thorndike, usia 22-45 tahun merupakan “peak peformance age”. Namun apakah semua otak manusia memiliki erosi IQ ini ?
            Hal ini tidak tebukti dari penelitian IQ dan indikator kognitif lainnyayang dilakukan terhadap dokter-dokter di fakultas kedokteran Universitas Harvard sejak 1960.
            Faktor kedua adalah nikotin, yang merupakan sesuatu yang amat konstradiktif. Di satu pihak nikotin, yang merupakan sesuatu yang amat konstradiktif. Si satu pihak nikotin melindungi orang terhadap penyakit Alzheimer dan Parkinson, karena mempengaruhi zat kimia otak, namun dilain pihak, nikotin yang dihisap waktu merokok merusak kesehatan pada umumnya dan otak pada khususnya.
            Asap rokok mengandung zat kimiayang mengakibatkan stres oksidatif. Penelitian juga menunjukkan bahwa perokok berat lebih berkemungkinan menderita kelainan kognitif, bahkan pada umur 50 tahunan, dari pada yang tidak merokok. Saat ini para peneliti farmasi sedang menyelidiki nikotin yang kurang toksik, yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit neurodegeneratif.
            Suatu studi baru menemukan bahwa orang yang berkulit gelap lebih rentan dari yang kulitnya putih, sehingga mungkin ada hubungan antara nikotin dengan melamin, yang memberi warna pada kulit. Makin tinggi kadar melaminnya, makin banyak nikotin disistemnya. Hasil para peneliti yang dikemukakan dalam “Pharmacology, Biochemistry, and Behaviour” dianggap belum definitif, karena sampelnya hanya terdiri dari 150 orang Afrika-America, namun para peneliti menyatakan bahwa yang kulitnya gelap secara bermakna lebih tinggi kadar nikotinnya dan lebih tergantung pada adiksinya.
            Dimasa kini telah banyak diproduksi berbagai mainan baik untuk anak maupun usia lanjut, yang dikenal sebagai senam otak (brain gym), seperti teka-teki silang, sudoku, “games” dikomputer, dll. Bahkan diJepang produksi mainan bagi orang tua lebih banyak dari pada anak-anak. Selain itu Senam Otak juga dapat dilakukan secara fisik yang sudah diterapkan diIndonesia.
            Telah terbukti pula bahwa jika mempelajari bahasa yang baru, dapat memperbaiki fungsi otak. Anak yang “Bilingual” lebih lambat menerima informasi dari anak yang “monolingual”, tetapi berakhir dengan otak yang lebih baik, yang terbukti baik pada mereka maupun orang tuanya, yang lebih cepat dalam menganalisa informasi. Dalam meningkatkan kemampuan otak, sangat dianjurkan untuk mempelajari bahasa baru pada usia berapapun. Otak memerlukan stimulasi terus-menerus.
            Terbukti pula bahwa penggunaan Ginkgo (Ginkgo biloba) yang merupakan ekstrak daun pohon Ginkgo, melancarkan darah keotak dan memperlambat jalannya penyakit Alzheimer. Agar berhasil, dipelukan penggunaan selama 2 bulan, namun ada pendapat bahwa Ginkgo hanya berhasil jika terdapat kerusakan pada peredaran darah otak. Suatu warning(peringatan) harus diberikan, yaitu jaringan digunakan bersamaan dengan aspirin/ aspilet, karena kedua-duanya berfungsi mengencerkan darah.  

Friday, 1 June 2012

planets in the Milky Way / planet-planet yang ada digalaksi Bima sakti


Dalam alam semesta yang tidak terkirakan luasnya ini terdapat kira-kira100 miliyar galaksi. Galaksi adalah suatu sistem bintang yang jumlahnya miliaran. Nah, tata surya kita adalah salah satu anggota galaksi Milky Way ( kita menyebutnya galaksi Bima Sakti ). Sistem tata surya terdiri atas Matahari sebagai pusat, dikitari oleh delapan planet berikut bulan-bulannya, serta benda-benda kecil antar planet: asteroid, komet, dan meteorid.
            Kedelapan planet yang mengitari Matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. “Titian ingatan” agar mudah menghafal urutan diatas, berdasarkan dua huruf depan dari nama planet:                                                                                   
Mengemudikan Vespa Bukan Mainan. Yuni Sahabat Urip Nekat”

A. Planet-Planet
Planet adalah benda gelap yang dapat kita lihat karena sebagian sinar matahari yang dipantulkan oleh planet yang mengenai mata kita. Tetapi hanya lima planet saja yang dapat kita lihat dengan mata telanjang (tanpa bantuan teleskop), yaitu: Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus. Sedangkan ada dua planet yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang (memerlukan bantuan teleskop), yaitu: Uranus dan Neptunus. Uranus ditemukan oleh Herschel pada 13 maret 1781; sedangkan Neptunus pertama kali dilihat oleh Johann G. Galle pada 23 september 1846.
Berikut penjelasan planet-planet yang ada di tata surya kita:
1. Merkurius adalah planet yang berbatu dengan diameternya yang hanya 4880 km, ukuranya kurang dari setengah ukuran bumi. Seperti bulan, planet ini tidak memiliki atmosfer. Akibatnya, banyak meteorit yang menumbuk permukannya, meninggalkan banyak lekukan, seperti Bulan. Suhu dipermukaan planet Merkurius pada siang hari mencapai 4300C, sedangkan suhu pada malam hari mencapai 1700C.

          2. Venus adalah planet kedua setelah Merkurius yang orbitnya paling dekat dengan bumi, sehingga terlihat paling terang dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Ukuranya hampir menyerupai seperti bumi, dan memiliki premukaan yang berbukit.
Planet Venus memiliki suhu rata-rata 5000C. Pada pagi hari planet Venus tampak disebelah timur, sehingga disebut Bintang Timur. Sedangkan pada sore hari planet Venus tampak disebelah barat, sehingga disebut Bintang Barat. Karena wujudnya yang indah sekali, planet Venus disebut juga Bintang kejora (gambar2.3).

       3.Bumi adalah planet ketiga yang hanya satu-satunya memiliki kehidupan. Planet bumi disebut juga Geo. Bumi diselimuti oleh atmosfer yang terdiri dari 79% nitrogen; 20% oksigen, argon, dan karbondioksida; dan 1% gas lain. Atmosfer ini berfungsi untuk melindungi bumi dari panas matahari (gambar 2.4). Bumi berotasi dari arah barat ke timur (berlawanan arah jarum jam) selama 24 jam, sebagai akibatnya terjadi siang dan malam, perbedaan waktu, dan perubahan musim. Sedangkan Bumi berevolusi selama 365 hari, sebagai akibatnya seolah-olah yang bergerak adalah matahari.
Berikut merupakan bukti bahwa Bumi adalah bulat:

  • Dipantai, kapal laut yang datang tidak terlihat utuh, tetapi secara bertahap, yaitu: bagian asap kapal, tiang kapal, dan badan kapal.
  • Didaratan terlihat lengkungan (horizon/ cakrawala)
  • ketika gerhana bulan, dipermukaan bulan terlihat  lengkungan permukaan bumi.
        4.Mars adalah Planet berbatu keempat yang paling mirip dengan Bumi. Ukurannya lebih besar dari merkurius tetapi lebih kecil dari Venus. Planet ini mempunyai dua buah satelit, yaitu satelit Phobos dan satelit Deimos. Diplanet Mars juga terdapat gunung Olympus Mount (dua kali lebih tinggi dari gunung Himalaya). Planet Mars disebut juga sebagai “planet Marik” atau  “Planet Merah” karena permukaannya yang berwarna oranye kemerahan.

       5.Yupiter adalah planet yang terbesar di galaksi ini, planet Yupiter berukuran 1300 kali lebih besar dari planet Bumi. Planet ini memiliki 16 satelit, satelit yang terbesar bernama Ganymeda. Selain itu planet Yupiter dapat memantulkan unsur hidrogen dan batuan.

     6.Satunus adalah satu-satunya planet yang dilingkari cincin kekuning-kuningan. Cincin tersebut tersusun  dari debu-debu, hidrogen, kalium, amoniak, bongkahan es, dan batu kerikil. Ukuran planet ini 150 kali lebih besar dari planet Bumi. Planet Saturnus memiliki 18 satelit, satelit yang terbesar bernama Titan. Planet ini juga memiliki bulan terbanyak, yaitu sebanyak 22 bulan.

       7.Uranus pertama kali ditemukan oleh Wilhelm Herschell dari Prancis, pada tahun 1781. Arah rotasi Planet Uranus berlawanan dengan rotasi planet lainnya (searah dengan jarum jam). Planet ini berukuran 50 kali ukuran Bumi. Planet Uranus memiliki sumbu kubus siku-siku, dan juga memiliki 15 satelit, satelit terbesar bernama Ariel.

      8.Neptunus ditemukan oleh Lowch Adams dan Jean Joseph Le Venner dari bangsawan Prancis pada tahun 1846. Planet ini merupakan kembaran planet Uranus, karena planet ini memiliki ukuran yang hampir sama dengan planet Uranus. Planet Neptunus memiliki warna yang kehijau-hijauan, dan memiliki delapan satelit, satelit terbesar bernama Triton 

Tahukah kamu?
   Resolusi 5 A sidang umum IAU ke-26 di Phara, Cheska, pada Agustsus 2006 menyatakan bahwa sebuah benda langitdapat disebut planet apabila memenuhi 3 syarat, yaitu (1) mengorbit matahari, (2) berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuknya yang bulat, dan (3) memiliki jalur orbit yang jelas dan bersih (tidak ada benda langit lain diorbit tersebut).
   Berdasarkan definisi tersebut, Pluto tidak dapat lagi disebut sebagai planet karena tidak memenuhi syarat ke-3. Orbit Pluto memotong orbit Neptunus. Kini Pluto dikelompokkan sebagai planet kerdil bersama dengan benda-benda langit lain yang mirip Pluto, diantaranya Ceres  (asteroid terbesar).

a. Hukum I  dan II Keppler
Hukum Keppler I berbunyi: setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitari matahari, dengan matahari berada disalah satu titik fokus elips. Posisi pada orbot planet dimana planet paling dekat dengan Matahari disebut perhelium(pede= perihelium dekat). Sedangkan posisi pada orbit dimana planet paling dari Matahari disebut aphelium.
Hukum Keppler II   berbunyi: dalam selang waktu yang sama, luas juring yang disapu oleh planet adalah sama.
Hukum ini memberikan kesimpulan bahwa kelajuan planet-planet pada orbitnya bertambah besar ketika mendekati Matahari, dan paling besar ketika berada disekitar perihelium. Sebaliknya, kelajuan bertambah kecil  ketika mmenjauhi Matahari, dan paling kecil ketika berada disekitar aphelium
b. Gaya gravitasi, periode revolusi dan rotasi
antara planet dan Matahari terdapat gaya garvitasi yang besarnya sebanding dengan perkalian massa keduanya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak keduanya. Karena massa Matahari jauh lebih besar dari pada massa planet, gaya gravitasi Matahari menyebabkan planet-planet bergerak mengitari Bumi dengan orbit elips ( hampir melingkar ). Periode revolusi planet adalah selang waktu sebuah planet untuk bergerak satu kali mengitari Matahari. Periode revolusi berpengaruh dengan jari-jari orbit. Makin besar jari-jari orbit maka makin kecil gaya gravitasinya, sehingga makin kecil pula kelajuan putar planet. Akibatnya, periode revolusi menjadi lama. Periode rotasi planet adalah selang waktu sebuah planet untuk berputar satu kali mengitari porosnya sendiri. Periode rotasi tidak bergantung pada jari-jari orbit.

c. Perbandingan antar planet
Nama Planet
Jarak Rata-rata dari Matahari(Bumi=149,6Juta KM)
Garis Tengah (ribuan KM)
Massa(Bumi= 5,98x1024 kg)
Massa Jenis (air= 1 gr/cm^3)
Periode rotasi
Periode revolusi
Merkurius
0,39
4,9
0,055
5,40
59 hari
88 hari
Venus
0,72
12,1
0,82
5,25
-243 hari
225 hari
Bumi
1,00
12,7
1,00
5,52
23,9 jam
365 hari
Mars
1,52
6,8
0,11
3,93
24,6 jam
687 hari
Yupiter
5,20
143
318
1,33
9,8 jam
11,9 tahun
Saturnus
9,54
120
95
0,71
10,2 jam
29,5 tahun
Uranus
19,2
51
15
1,27
-10,8 jam
84 tahun
Neptunus
30,2
50
17
1,70
15,8 jam
164,8 tahun
Ket: tanda (-) pada kolom periode rotasi menunjukkan gerak-balik
d. Satelit alamiah
satelit alamiah disebut bulan planet, didefinisikan sebagai suatu benda kecil yang mengitari sebuah planet sebagai pengiring. Bumi memiliki satu satelit alamiah, yaitu bulan. Planet yang memiliki satu bulan adalah Bumi planet yang tidak memiliki bulan adalah Merkurius dan Venus.
e. Benda antarplanet
Benda-benda antarplanet dalam tata surya adalah asteroid, komet, dan meteoroid. Asteroid adalah bongkah batuan yang terdapat dalam sabuk asteroid, antara Mars dan Yupiter. Kira-kira ada 100 ribu asteroid dalam sabuk asteroid. Terdapat asteroid terbesar, yang diberi nama Ceres, memiliki diameter 100km dan yang terkecil bernama asteroid 1976 UA, yaitu bediameter 0,5 km. Komet (Lintang Kemukus) adalah benda antarplanet berupa bongkah es dan debu, yang bergerak mengitari Matahari dengan orbit elips pipih (sangat lonjong). Komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor. Meteorid adalah batuan-batuan berukuran mulai dari semburan biji padi sampai dengan gerbong kereta, yang tedapat dalam ruang antarplanet. Ada tiga jenis metorit:
1) meteorit logam (memiliki unsur nikel dan besi), 
2) meteorit batuan (memiliki unsur silikon), 
3) meteorit campuran (memiliki unsur logam dan silikon).